Showing posts with label Tips n' Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips n' Trik. Show all posts

Monday, September 3, 2007

How To Preventing Credit/Debit Card Fraud

By taking certain precautions, a user can prevent their credit or debit card from being misused both online and offline :

1. Do not provide photocopies of both the sides of the credit card to anyone. The card verification value (CVV) which is required for online transactions is printed on the reverse of the card. Anyone can use the card for online purchases if the information is available with them.



2. Do not click on links in email seeking details of your account, they could be phishing emails from fraudsters. Most reputed companies will ask you to visit their website directly.



3. While using a credit card for making payments online, check if the website is secure The CVV will also be required.



4. Do not give any information to persons seeking credit card information over phone



5. Notify your bank / credit card issuer if you do not receive the monthly credit card statement on time. If a credit card is misplaced or lost, get it cancelled immediately.

Cara Mencuri Data Kartu Kredit

Artikel ini tidak ditujukan untuk mengajari anda gimana mencuri data kartu kredit, tapi ingin memberitahu anda supaya di kemudian hari anda bisa terhindari dari kejahatan pencurian data kartu kredit. Istilah kejahatan kartu kredit yang biasa di istilahkan "carding" sejak adanya internet meningkat ratusan persen. Ironisnya Indonesia masuk dalam jajaran top 10 (sempat di peringkat pertama) sehingga kartu kredit terbitan Bank-Bank Indonesia ditolak ketika belanja online di situs luar negeri.

Para hacker sangat suka sekali kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena kalau cuma nge-hack website atau deface (merubah tampilan/link website) merupakan sesuatu yang tidak ada untungnya. Dan hal ini bisa ke deteksi dan pelaku kejahatan bisa ketangkap dengan mudah kalau sites yang dia masuki memiliki TRACKER (program pelacak ip/link) atau LOG FILE (file yang mencatat aktivitas user/ip yang masuk ke website). Kalau carding mereka bisa bebas tanpa jejak dan juga kadang-kadang setelah mendapatkan datanya, mereka sebarkan antar hacker sehingga susah dilacak orang pertama yang mencuri data kartu kredit. Kejadian baru-baru ini yaitu situs internet teroris Indonesia juga di register dari hasil carding.
Ada beberapa cara yang digunakan oleh hacker dalam mencuri kartu kredit, antara lain:
1. Paket sniffer, cara ini adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan data apa saja. Konsep kerjanya mereka cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce (penjualan online) yang mereka incar. Pada umumnya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.

2. Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya yang berfungsi seperti keylogger (keyboard logger, program mencatat aktifitas keyboard) dan program ini disebar lewat E-mail Spamming (taruh file-nya di attachment), mirc (chatting), messenger (yahoo, MSN), atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming-iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke email hacker. Kadang-kadang program ini dapat dijalankan langsung kalau anda masuk ke situs yang di buat hacker atau situs porno.

3. Membuat situs phising, yaitu situs sejenis atau kelihatan sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klikbca tetapi alamatnya dibikin beberapa yang berbeda seperti www.clikbca.com, www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Nah kalau hacker carding yang buat tuh situs, siap-siap deh kartu kredit anda bakal jebol.

4. Menjebol situs e-commerce itu langsung dan mencuri semua data para pelanggannya. Cara ini agak sulit dan perlu pakar hacker atau hacker yang sudah pengalaman untuk melakukannya. Pada umumnya mereka memakai metode injection (memasukan script yang dapat dijalankan oleh situs/server) bagi situs yang memiliki firewall. Ada beberapa cara injection antara lain yang umum digunakan html injection dan SQL injection. Bagi situs yang tidak memiliki security atau firewall, siap-siaplah dikerjain abis-abisan.

Ada beberapa cara lagi yang dilakukan para hacker, tapi cara-cara di atas adalah cara yang paling umum dilakukan hacker untuk carding. Untuk itu dalam menjelajahi hutan internet, hendaknya kita selalu WASPADA seperti pesan Bang Napi he...he...he....

Saturday, August 25, 2007

Menjebak Hacker - Gimana Caranya ???

Account Webmail adalah target utama hacker/cracker/phiser, bisa dikatakan account webmail adalah harta karun yang harus kita jaga baik-baik, jangan sampai orang lain tahu.

Jika webmail kita dihack, semua informasi penting termasuk login bank, administrasi situs, dan semua website yang berhubungan dengan webmail kita (yang menggunakan sistem kirim password ke email jika kita lupa) bisa-bisa dibobol juga.

Bahkan di dalam sebuah wawancara, seorang phisher mengaku bisa memperoleh ribuan dolar setiap harinya dengan membobol email account dan mengumpulkan informasi finansial yang berharga di dalamnya
[ http://find.pcworld.com/57837].

Masalahnya adalah kita tidak pernah tahu jika account webmail kita pernah dibobol atau tidak, kecuali jika kita sudah tidak bisa login memakai informasi password yang kita tentukan, yang berarti telah ada hacker yang masuk ke webmail kita dan merubah password webmail tersebut. Dan bisa saja sang hacker setelah membaca email kita kemudian menandainya sebagai belum terbaca (unread), yang kita tidak akan pernah sadar jika email tersebut telah dibaca orang.

Untuk mendeteksi kemungkinan dibobolnya email kita, bisa dengan menyelipkan script dari situs hit counter ke dalam email sehingga jika ada yang membukanya otomatis hit counter akan bertambah, seperti dibahas di
http://www.stuff.web.id/2007/08/tips-berburu-maling.html.

Sebagai alternatif, kita bisa membuat sendiri script PHP sederhana seperti berikut:

(?
/*
Alarm pendeteksi hacker untuk Webmail
By dktrooper/at/stuff.web.id
*/
putenv("TZ=SE Asian Standar Time/Jakarta");
$gmt_dif = +7; // Beda waktu dengan GMT
$timestamp = time() + 60*60*($gmt_dif); // Hitung jam
$date = date('F-j-Y', $timestamp);
$time = date('g:i a', $timestamp);
$fp = fopen('xlogs.txt','a');
fputs($fp, "IP: ".getenv('REMOTE_ADDR')."\nBROWSER: ".getenv('HTTP_USER_AGENT')."\nDATE: ". $date." ".$time."\n\n"); // Catat Log
fclose($fp);
?)

Ket : Tanda "( )" di atas harus diganti dengan "<>" agar menjadi mode PHP.

Simpan dengan nama access_logs.php. Buat file xlogs.txt (atur permisinya ke 777 sehingga bisa ditulisi oleh nobody) dan juga file htacces seperti di bawah:

RewriteEngine On
RewriteRule ^passwordku.html$ access_logs.php

Sehingga semua request ke passwordku.html akan diarahkan ke access_logs.php (mirip dengan trik yang saya terapkan dalam kasus detikinet
[http://www.stuff.web.id/2007/07/beware-of-hotlinking.html])

Ok, jebakan sudah, sekarang saatnya kita buat umpan. Tulis email dalam format html yang isinya daftar user+password palsu dan tambahkan skrip ini (dalam mode html):

(iframe src=" http://situs-anda.org/passwordku.html" frameborder="0" scrolling="no" style="display:none;")(/iframe)

Ket : Tanda "( )" di atas harus diganti dengan "<>" agar menjadi mode HTML.

Beri subject: "Password Penting" dan kirim ke email Anda sendiri (atau semua email yang perlu dimata-matai) Apabila format html tidak diperbolehkan, bisa pakai format teks biasa dan tambahkan http://situs-anda.org/passwordku.html, sehingga hacker akan tertarik dan mengunjungi halaman jebakan yang telah disiapkan.

Apabila ada yang membuka email atau link tersebut, maka hasil Lognya seperti berikut:

IP: x.x.x.x
BROWSER: Mozilla/5.0 (Macintosh; U; PPC Mac OS X; en) AppleWebKit/419 (KHTML, like Gecko) Safari/419.3
DATE: August-08-2007 23:33 pm

Alternatif lain, selain mencatatnya ke file xlogs.txt, kita bisa mengirim log di atas ke email kita setiap ada yang mengakses file passwordku.html, dengan menambahkan beberapa baris skrip pada access_logs.php sehingga menjadi:

(?
/*
Alarm pendeteksi hacker untuk Webmail
By dktrooper/at/stuff.web.id
*/
putenv("TZ=SE Asian Standar Time/Jakarta");
$gmt_dif = +7; // Beda waktu dengan GMT
$timestamp = time() + 60*60*($gmt_dif); // Hitung jam
$date = date('F-j-Y', $timestamp);
$time = date('g:i a', $timestamp);
$fp = fopen('xlogs.txt','a');
fputs($fp, "IP: ".getenv('REMOTE_ADDR')."\nBROWSER: ".getenv('HTTP_USER_AGENT')."\nDATE: ". $date." ".$time."\n\n"); // Catat Log
fclose($fp);
mail("alamat@email.koe","Daftar hacker yang terdeteksi","IP: ".getenv('REMOTE_ADDR')."\nBROWSER: ".getenv('HTTP_USER_AGENT')."\nDATE: ". $date." ".$time."\n\n");
?)

Ket : Tanda "( )" di atas harus diganti dengan "<>" agar menjadi mode PHP.

Sebagai usaha pencegahan, jangan pernah menyimpan informasi rahasia dalam email, karena walaupun pelakunya bisa ketahuan, mungkin data-data penting atau bahkan account bank kita sudah diobok-obok terlebih dulu.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Source: JASAKOM Information Center
Google